Fitur Desain Floating Solar Terutama mencakup aspek -aspek berikut:
Struktur mengambang: Sistem surya mengambang biasanya terbuat dari bahan kepadatan tinggi yang tahan lama (seperti HDPE) untuk membuat badan mengambang. Platform mengambang ini dapat memastikan bahwa panel surya dapat mengapung di atas air. Selain itu, bingkai aluminium dapat ditambahkan ke badan mengambang untuk meningkatkan stabilitas dan menyediakan struktur pemasangan yang kokoh untuk panel surya.
System Sistem Penahan: Untuk mencegah platform mengambang melayang karena arus angin atau air, sistem diperbaiki dengan sistem penahan. Kabel penahan dapat dibuat dari bahan seperti serat sintetis, kabel baja atau rantai, tergantung pada kedalaman dan sifat badan air.
Kabel dan Inverter: Sistem menggunakan kabel tahan air khusus dan konektor tahan lama untuk mengelola koneksi listrik dalam sistem, memastikan bahwa listrik secara aman dan efisien ditransmisikan ke titik koneksi inverter dan grid di darat. Inverter bertanggung jawab untuk mengonversi arus searah yang dihasilkan oleh panel surya menjadi arus bolak -balik untuk digunakan dalam sistem listrik.
Efek pendingin: Efek pendingin alami air membantu mempertahankan suhu operasi panel surya yang lebih rendah, sehingga mengurangi masalah kepanasan panel surya. Keuntungan regulasi suhu ini dapat meningkatkan efisiensi panel surya hingga 15%.
Anvironmental Adaptability: Sistem surya mengambang dapat dipasang di perairan yang belum berkembang seperti kolam, danau dan bendungan, di mana angin relatif lemah dan cocok untuk memasang panel surya mengambang. Selain itu, panel fotovoltaik mengambang tidak akan mempengaruhi ekosistem gurun dan dapat mencegah air berharga menguap.
Area Area Aplikasi: Tata surya mengambang banyak digunakan di perairan seperti reservoir, danau, kolam dan kolam renang, terutama di daerah di mana pasokan lahan terbatas atau mahal. Ini dapat menghasilkan listrik tanpa mengorbankan sumber daya tanah yang berharga, memungkinkan lahan digunakan untuk tujuan lain.
